PANDUAN PENGGUNARisalah Salinan Cadangan: Penamaan, Versi, dan Penelusuran
Pertanyaan yang paling sering diajukan pembaca baru tentang salinan cadangan adalah: apa sebenarnya yang disalin, mengapa ada beberapa versi, dan bagaimana caranya menemukan salinan tertentu jika dokumen aslinya sudah tidak lagi ditampilkan? Risalah ini menjawab ketiga hal itu secara tertib, mulai dari aturan penamaan berkas, penomoran versi, masa simpan, hingga jalur penelusuran yang bisa kamu ikuti sendiri lewat indeks arsip.
Aturan Penamaan Berkas
Nama salinan cadangan dibentuk dari kode jenis dokumen, tanggal pembuatan dalam format tahun-bulan-hari, dan nomor urut. Contohnya: RISALAH-SALINAN-2025-04-17-003. Nama ini tidak berubah meski isi salinan diperbarui.
Penomoran Versi
Setiap salinan yang isinya berbeda dari salinan sebelumnya mendapat nomor versi baru. Versi pertama ditandai v1, pembaruan berikutnya v2, dan seterusnya. Nomor versi tercatat di indeks, bukan di nama berkas, agar nama tetap stabil.
Hal yang perlu diperiksa
- Setiap salinan cadangan punya nama berkas baku dan nomor versi yang tidak tumpang tindih.
- Masa simpan tiap salinan tercatat dan dihitung sejak tanggal salinan itu dibuat.
- Indeks salinan cadangan dapat ditelusuri berdasarkan nama, versi, atau rentang tanggal.
Jika masih ada yang belum jelas, tanyakan langsung kepada penyelenggara layanan tujuan sebelum melanjutkan. Informasi pada banner adalah materi promosi; ketentuan tertulis pada layanan tujuan tetap perlu dibaca.