PANDUAN PENGGUNARisalah Tanda Tangan Digital: Verifikasi dan Penyimpanan
Pembaca yang baru pertama kali membuka arsip ini biasanya menanyakan tiga hal: data apa yang tersimpan di balik sebuah tanda tangan digital, dengan cara apa keasliannya dapat diperiksa, dan sampai kapan catatannya dipertahankan. Risalah ini menyusun jawabannya secara berurutan, dimulai dari cara berkas diberi nama, penomoran versi, langkah verifikasi, sampai rute penelusuran bagi dokumen yang telah melewati jangka simpannya. Fungsi halaman /risalah-tanda-signature-digital/ murni sebagai bahan bacaan; tidak ada perintah atau tautan tindakan yang perlu kamu ikuti.
Penamaan Berkas
Nama berkas tanda tangan mengikuti pola tetap: jenis dokumen, nomor urut, dan tanggal. Pola ini memudahkan penelusuran tanpa membuka isi berkas satu per satu.
Penomoran Versi
Setiap perubahan pada dokumen bertanda tangan menaikkan nomor versi. Versi lama tidak dihapus, melainkan ditandai tidak berlaku agar jejak perubahannya tetap terbaca.
Hal yang perlu diperiksa
- Setiap dokumen bertanda tangan dicatat dengan nomor bukti dan tanggal masuk.
- Verifikasi dilakukan terhadap berkas asli, bukan salinan yang diedarkan ulang.
- Versi tanda tangan tidak dihapus, hanya ditandai sebagai tidak berlaku.
Jika masih ada yang belum jelas, tanyakan langsung kepada penyelenggara layanan tujuan sebelum melanjutkan. Informasi pada banner adalah materi promosi; ketentuan tertulis pada layanan tujuan tetap perlu dibaca.